Optimasi Pola Tanam Pada Daerah Irigasi Pudaksari Kabupaten Mojokerto Menggunakan Program Linier

Authors

  • Saiful Arfaah
  • Iswinarti Universitas Darul Ulum
  • Fakhrurozi Universitas Darul Ulum
  • Maria Ulfah Amrih Megantiningtyas Universitas Darul Ulum

DOI:

https://doi.org/10.48056/jintake.v11i1.135

Keywords:

irigasi, daerah irigasi, optimasi, program linier

Abstract

Daerah Irigasi Pudaksari terletak di Kecamatan bangsal Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memiliki luas 790 Hektar dengan sumber air berasal dari Kali Bangsal melalui Bendung Pudaksari. Daerah irigasi ini sering mengalami kekurangan air saat musim kemarau, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara jumlah air yang tersedia dan air yang dibutuhkan untuk irigasi. DI ini menerapkan pola tanam padi-padi-palawija. Ketersediaan air pada saat musim hujan mencapai 23720 liter per detik. Dari permasalahan yang ada maka dibuatlah optimasi dengan program linier untuk keseimbangan antara kebutuhan air dan ketersediaan air serta pendapatan yang maksimal. Optimasi menerapkan tiga musim tanam yaitu MH, MK1 dan MK2. Hasil optimasi menunjukkan waktu awal tanam pada bulan Januari 2 dengan pendapatan paling besar dari 5 alternatif lainnya, yaitu sebesar Rp 36.483.970.000,-  dalam satu tahun sesuai dengan luas lahan padi MH seluas 790 Ha, padi MK1 790 Ha, padi MK2 18,67 Ha, palawija MH 0, palawija MK1 0, palawija MK2 771,33

References

R. I. Presiden, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2006 Tentang Irigasi. 2016.

N. Sutrisno and N. Heryani, “Pengembangan Irigasi Hemat Air untuk Meningkatkan Produksi Pertanian Lahan Kering Beriklim Kering,” J. Sumberd. Lahan, vol. 13, no. 1, p. 17, 2020.

C. Sumarto, Hidrologi Teknik. Jakarta: Penerbit Usaha Nasional, 1987.

J. Jihad, “PREDIKSI DEBIT ANDALAN PADA DAS CISADANE HULU DENGAN MODEL MOCK,” J. Ilm. Desain Konstr., vol. 17, no. 1, pp. 62–75, 2018.

A. Hidayat and M. A. R. Hidayatullah, “Analysis of Crop Pattern Plant and Irrigation Water Needs in Pauh Tinggi Irigation Network Planning, Pauh Tinggi Village, Kerinci District, Jambi,” IJIEEB Int. J. Integr. Educ. Eng. Bus. , vol. 3, no. 2, pp. 104–125, 2020.

K. P. dan K. R. Indonesia, “KKBI Daring.” .

D. Panjaitan, “Kajian evapotranspirasi potensial standar pada daerah irigasi muara jalai kabupaten kampar provinsi riau,” Apl. Teknol., vol. 4, no. 1, pp. 49–54, 2012.

A. K. Hidayat and Empung, “Analisis Curah Hujan Efektif Dan Curah Hujan Dengan Berbagai Periode Ulang Untuk Wilayah Kota Tasikmalaya Dan Kabupaten Garut,” J. Siliwangi, vol. 2, no. 2, pp. 121–126, 2016.

Purwanto and J. Ikhsan, “Analisis Kebutuhan Air Irigasi pada Daerah Irigasi Bendung Mrican1,” J. Ilm. Semesta Tek., vol. 9, no. 1, pp. 83–93, 2006.

Published

2021-10-25

How to Cite

[1]
Saiful Arfaah, Iswinarti, Fakhrurozi, and Maria Ulfah Amrih Megantiningtyas, “Optimasi Pola Tanam Pada Daerah Irigasi Pudaksari Kabupaten Mojokerto Menggunakan Program Linier”, jintake, vol. 12, no. 2, pp. 36-51, Oct. 2021.