Pengaruh Umur, Pendidikan, Jam Kerja, Pengalaman Kerja Dalam Meningkatkan Penrdapatan Pekerja Pada Industri Kecil Kerajinan Manik-Manik

(Studi Kasus Di Desa PLUMBON Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang)

Authors

  • Mas’adah

DOI:

https://doi.org/10.48056/jintake.v5i1.61

Keywords:

Industri Kecil, Tenaga kerja, Faktor Analisa

Abstract

Pekerja pada industri kecil identik dengan upah atau pendapatan yang kecil sehingga tingkat kesejahteraan juga rendah. Tetapi walaupun identik dengan upah yang kecil tapi sektor inilah yang mampu bertahan dan sebagai alternatif penyelamat ekonomi rakyat dan penyedia lapangan kerja bagi masyarakat akibat karena adanya ledakan pengangguran, akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dan kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan. dimasa pasca krisis moneter tahun 1997.

Adapun masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan menurut umur terhadap upah pekerja, pendidikan terhadap upah pekerja, jam kerja terhadap upah pekerja dan pengalaman kerja terhadap upah pekerja.

Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan menurut umur terhadap upah pekerja, pendidikan terhadap upah pekerja, jam kerja terhadap upah pekerja dan pengalaman kerja terhadap upah pekerja.

Adapun kegunaan penelitian ini adalah disamping untuk menambah pengetahuan peneliti juga diharapkan dapat berguna bagi pemerintah daerah maupun peneliti-peneliti selanjutnya.

Dari analisa data dengan menggunakan Chi-Square Test diketahui bahwa terdapat perbedaan yang berati dalam hal upah pekerja bila dilihat berdasarkan umur dan jam kerja. Namun tidak demikian halnya untuk variabel pendidikan dan pengalaman kerja dimana hasil Chi-Square Test menunjukkan nilai yang signifikan pada taraf diatas 10%.

Adapun daran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya peningkatan program pendidikan dan latihan untuk meningkatkan ketrampilan pekerja dan pengembangan kewiraswastaan pengrajin. Dan kemudian perlu terus dikembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan nilai jual. Serta perlu adanya dukungan pemerintah dalam promosi produk untuk memperluas jangkauan daerah pemasaran.

 

References

Algifari .1987. Statistik Induktif Untuk Ekonomi dan Bisnis, Cetakan 1, Unit Penerbit dan Percetakan Akademi Manajemen Perusahaan YKPN.

Ari Sudarman . 1984. Teori ekonomi Mikro, BPFE, Yogyakarta.

Boediono. 1990. Ekonomi Mikro. BPFE.Yogyakarta

Bumulo Hussain dan Mursinto Djoko. 1985. Matematika Untuk Ekonomi Dan Aplikasinya. Duta Jasa. Surabaya.

Daryanto Agus. 2001. Analisis Struktural Kesempatan Kerja di IndonesiaSebelum dan Setelah Krisis Moneter, Jurnal Falsafah Sains Program Pasca Sarjana/S3 IPB, Juni 2001, Bogor.

Djajanegara. Siti. Oemijati dan Aris Ananta. 1986. Mutu Modal manusia. Jakarta. Lembaga Demografi FE-UI

Djarwanto Ps dan Pangestu Subagyo. 1993. Statistik Induktif, BPFE, Yogyakarta.

Gujarati. Damador. 1993, Dasar Ekonometrika, Jakarta PenerbitErlangga, Jakarta

Hariyono Subiyakto. 1995. Statistika Inferen Untuk Bisnis, ST1E, YKPN, Yogyakarta.

http://organisasi.org/Faktor Pendukung dan Penghambat Industri Bisnis Perkembangan dan Pembangunan Industri. Ilmu Sosial Ekonomi Pembangunan.

http://organisasi.org/Pengertian Definisi Macam Jenis dan Penggolongan Industri di Indonesia. Perekonomian bisnis.

http://infoukm.wordpress.com/2008/08/11/Keragaman Definisi UKM di Indonesia

http://www.jombangkab.go.id/e-gov/produk/produk.asp?menu=industriProduk Sektor Industri di Jombang.

Indriantoro Nur. 2000. JEBI. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Indonesia. Fakultas Ekonomi UGM Bulaksumur. Yogyakarta.

Irsan Azhari Saleh. 1986. Industri Kecil. Sebuah Tinjauan Dan Perbandingan. ,LP3ES, Jakarta.

Jr. Massey J. Frank dan Diyon J. Wilfrid. 1979. Pengantar Analisis Statistik. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Jurnal Ekonomi Pembangunan. Volume 8. No 2. Desember. 2007. Hal 177-192. Daryono Soebagiyo. FE Universitas Muhamadiyah Surakarta.

Masri Singarimbun. Sofian Efendi. 1985.Metode Penelitian Survai, Cet 6, LP3ES, Jakarta.

Manurung Haymans Adler. 2007. Bisnis UKM. Usaha Kecil Menengah. Buku Kompas. Jakarta.

Mudrajad Kuncoro, 2003. Metode Kwantitatif. Jakarta . Penerbit Erlangga.

Payaman J. Simanjuntak. 1986, Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia, Lembaga Penerbit FE-UI, Jakarta.

Prijono Tjiptoherijanto. 1989. Untaian Pengembangan Sumber Daya Manusia,Lembaga Penerbit FE-UI. Jakarta.

Siregar. Arifin. M. 1982. Sumberdaya Manusia. Kesempatan Kerja dan Pembangunan Ekonomi. Jakarta. FE-UI.

Sudjana. 1990. Teknik Analisis Data Kualitatif, Tarsito, Bandung.

Soetomo. 1990. Ekonomi Sumber Daya Manusia, FE-UNS, Surakarta.

Soeratno. Lincolin Arsyad Metode Penelitian Untuk Ekonomi dan Bisnis. Edisi Revisi. UPPAMP YKPN.

Suharsimi Arikunto. 1997. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi IV, Rineka Cipta.

SPSS 6.0 For Windows. Dasar-Dasar Analisis Statistik. 1996. Penerbit Andi Yogyakarta.

Winardi. 1973. PengantarEkonomi Pembangunan. Tarsito. Bandung.

Winarno Surakhmad. 1982. Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Teknik, Tarsito. Bandung.

Toha M. 1999.Membuka Usaha Kecil.Karnisius. Yogyakarta.

Published

2014-04-22

How to Cite

[1]
Mas’adah, “Pengaruh Umur, Pendidikan, Jam Kerja, Pengalaman Kerja Dalam Meningkatkan Penrdapatan Pekerja Pada Industri Kecil Kerajinan Manik-Manik : (Studi Kasus Di Desa PLUMBON Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang)”, jintake, vol. 5, no. 1, pp. 34-47, Apr. 2014.

Issue

Section

Articles